Ceramah Ustadz Yusuf Mansur - Menangis dan Tertawa

Menangis dan TertawaOke , untuk kali ini kami selaku admin ingin kembali men-share sebuah tausiah dari ustadz Yusuf Mansur. Didalam tausiah ini kita akan mendapatkan berbagai ilmu mengenai bagaimana kita harus bersikap kepada orang lain agar kita di sukai oleh orang banyak. Salah satunya yaitu memberi salam kepada setiap orang yang da di sekeliling kita. 



Ini adalah salah satu ungkapan dari imam Ali yang akan di bahas dalam tausiah ini :

“Kamu dilahirkan oleh ibumu dalam keadaan menangis wahai anak manusia. Dan manusia di sekitar kamu tertawa senang .”

Ini merupakan filosofi yang hebat dari imam Ali supaya kita semua bermanfaat bagi orang banyak. Maksudnya yatu orang itu senang dengan kehadiran kita lahir . Kita menangis tetapi di sekeliling kita tertawa.

Yang akan di bahas pada kali ini adalah absus salam . Bagaimana kita sebagai hamba allah yang beriman, yang mengaku sebagai muslim dan muslimah, diharapkan bisa menebar salam, menebar manfaat dan menjadi yang paling berguna. 

Jika kita merujuk pada ungkapan imam Ali bahwa manusia itu dilahirkan menangis dan manusia di sekelilingnya tertawa. Ibaratnya yaitu misalnya kita ngantor, orang orang di sekelilingnya akan gembura. Eeh ketika kita mau keluar orang orang di sekeliling kita pada menangis. 

Kalau bisa kita ini meninggalkan apa saja dalam hidup dalam keadaan tersenyum, lalu teman teman kita pada sedih.

Misalnya saja yaitu, Kalau kita menjadi anggota kompleks yang baru, sebisa mungkin tetangga tetangga kita pada senang. Ketika anda pergi atau pindah jangan samapai tetangga malah senang. Seharusnya tetangga tetangga kita nggak rela kita pindah.

Misalnya lagi, kita sebagai petugas kantor, ketika kita turun dari mobil dan mau masuk ke dalam kantor. Lalu kita lihat sada OB yang ada di depan pintu. Nggak ada salahnya kita yang menyapa duluan. Pasti senang jika OB tersebut kita sapa. 

Imam Ali bernasihat kepada kita semua. Jaga kelakuan kita, jaga apa yang kemudian mernjadi martabatmu supaya nantinya sekeliling saudara menangis kalau kita pergi. 

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Ceramah Ustadz Yusuf Mansur - Menangis dan Tertawa